Cokelat Dubai Viral: Enak Beneran atau Cuma FOMO?

Hypewe.comKRAK! Suara patahan cokelat batangan yang tebal itu lagi memenuhi FYP TikTok semua orang. Begitu dipatahkan, meleleh keluar isian berwarna hijau pekat yang lumer dan creamy. Netizen langsung histeris: "Itu apa?! Mau banget!"

Kenalan dulu sama Cokelat Dubai (atau Dubai Chocolate). Dessert asal Uni Emirat Arab ini tiba-tiba jadi primadona kuliner di akhir 2025. Harganya gak main-main (bisa ratusan ribu per batang), tapi orang rela Jastip (Jasa Titip) atau antre di toko kue lokal yang bikin versi tiruannya (Dupe). Sebenernya ini makanan apa sih? Dan apakah rasanya sepadan sama harganya?

1. Apa Itu Pistachio Kunafe?

Rahasia kenikmatan Cokelat Dubai ada di isiannya. Ini bukan selai cokelat biasa. Isinya adalah campuran:

  • Pistachio Cream: Krim kacang pistachio yang gurih, nutty, dan manisnya sopan (gak bikin giung).

  • Kataifi (Kunafe): Adonan mie super tipis khas Timur Tengah yang dipanggang sampai garing banget.

Gabungan tekstur Cokelat Luar yang Keras + Krim Lembut + Kunafe yang Kriuk inilah yang bikin sensasi makannya jadi "Eargasm" (enak di kuping dan lidah).

2. Kenapa Bisa Viral Banget?

Jawabannya satu: ASMR. Makanan ini sangat Auditory. Suara "Krak-Krak-Krak" pas dikunyah itu bikin orang penasaran setengah mati. Selain itu, visual warna hijau pistachio yang kontras sama cokelat hitam bikin tampilannya mewah dan estetik banget buat Instagram Story. Gen Z yang punya prinsip "Camera Eats First" pasti gak mau ketinggalan momen membelah cokelat ini.

3. Perang "Dupe" Lokal (UMKM Beraksi)

Karena Cokelat Dubai asli (merek Fix Dessert Chocolatier) harganya jutaan dan susah didapet, toko kue lokal di Indonesia gercep banget. Sekarang banyak bakery atau online shop yang jualan "Cokelat Dubai KW Super" dengan harga terjangkau (50 ribu - 150 ribu). Rasanya? Gak kalah enak! Bahkan ada yang bikin inovasi rasa lokal kayak isian Pistachio x Durian atau Pistachio x Keju. Kreatif banget emang warga +62.

4. Verdict: Worth It atau Skip?

Jujur-jujuran nih.

  • Worth It JIKA: Lo suka kacang-kacangan, suka tekstur crunchy, dan penasaran sama tren. Rasanya emang unik dan beda dari cokelat biasa.

  • Skip JIKA: Lo gak suka manis, atau lo alergi kacang. Karena cokelat ini rich banget, makan satu potong aja udah kenyang dan bisa bikin eneg kalau kebanyakan.

(Kesimpulan) Cokelat Dubai adalah bukti kalau Gen Z rela bayar mahal demi sebuah Experience. Kita gak cuma beli rasa, kita beli suara "Krak" dan validasi sosial di media sosial.

Kalau lo penasaran, cobain beli versi UMKM lokal dulu. Hitung-hitung bantu ekonomi bangsa sambil manjain lidah. Siapin tisu ya, karena isiannya bakal bleber kemana-mana!

Udah nyobain Cokelat Dubai yang lagi viral ini? Tim Pistachio atau Tim Cokelat Biasa? Spill review lo di kolom komentar!

Crunchy, Creamy, Pricey.

0/Post a Comment/Comments