Bosan Liat Konten 'Haul' Belanja? Tren 'Underconsumption Core' Hadir Buat Lo yang Bangga Pake Barang Butut Sampai Rusak!

Hypewe.com – Buka TikTok isinya: "Unboxing paket 5 juta!", "Restock kulkas ala Sultan!", atau "Haul baju Shein 10 kg!". Jujur, capek gak sih liatnya? Rasanya kita dipaksa buat belanja terus biar bahagia.

Tapi, ada angin segar baru nih. Muncul tren "Underconsumption Core". Alih-alih pamer barang baru, Gen Z di seluruh dunia sekarang malah bangga pamer barang-barang lama mereka yang udah "Hit Pan" (habis sampai dasar) atau sepatu converse yang udah dekil tapi nyaman.

Tren ini menormalisasi hidup dengan apa yang kita punya (Use what you have). Kenapa gaya hidup "irit" ini tiba-tiba jadi aesthetic banget? Yuk, bedah tren yang bikin dompet napas lega ini!

1. Melawan Budaya "Overconsumption"

Selama ini kita didoktrin sama Influencer buat beli barang yang sebenernya gak kita butuh. Botol minum harus Stanley, tas harus baru tiap musim. Underconsumption Core adalah bentuk perlawanan (De-influencing).

Tren ini bilang: "Eh, keren lho kalau lo pake satu botol minum yang sama selama 5 tahun." Ini ngilangin tekanan sosial. Lo gak perlu malu lagi kalau baju lo itu-itu aja atau casing HP lo udah kuning dikit. Itu tandanya barang itu Dipakai dan Disayang, bukan cuma jadi pajangan.

2. Kepuasan "Project Pan"

Di dunia makeup, ada istilah Project Pan. Ini adalah tantangan buat ngehabisin eyeshadow atau bedak sampai kelihatan dasar wadah logamnya (pan).

Generasi Haul biasanya beli makeup baru padahal yang lama belum abis. Generasi Underconsumption justru ngerasa puas banget kalau berhasil ngehabisin satu produk sampai tetes terakhir. Itu bukti loyalitas dan bukti kalau produknya emang bagus, bukan cuma viral sesaat.

3. Estetika Barang "Belel" (Worn-Out Aesthetic)

Ada pesona tersendiri dari barang yang kelihatan udah lama dipake. Sepatu kulit yang baret-baret, buku catatan yang kusut, atau jeans yang warnanya pudar.

Barang-barang ini punya Cerita. Mereka nemenin lo jatuh bangun, nemenin lo traveling, nemenin lo hidup. Beda sama barang baru yang masih kaku dan "kosong". Gen Z mulai menghargai soul dari barang-barang lama ini.

4. Hemat Itu Seksi (Dan Nyelamatin Bumi)

Selain bikin feeds Instagram lo kelihatan vintage dan artsy, tren ini jelas nyelamatin dua hal:

  1. Dompet Lo: Lo berhenti impulsif beli barang murah (fast fashion) yang cepet rusak.

  2. Bumi: Limbah tekstil dan plastik itu masalah serius. Dengan lo gak beli baju baru bulan ini, lo udah bantu ngurangin sampah dunia.

(Kesimpulan) Jadi, jangan minder kalau kamar lo gak se-estetik video Pinterest yang isinya barang baru semua. Rumah yang ditinggali (Lived-in home) emang harusnya agak berantakan dikit dan barangnya gak seragam.

Mulai sekarang, coba cintai lagi barang-barang yang udah lo punya. Pake baju lo sampai robek, pake pensil alis lo sampai sisa seujung kuku. Karena Setia sama barang itu jauh lebih keren daripada gonta-ganti tapi gak pernah puas.

Barang apa yang paling awet lo punya dan masih dipake sampai sekarang? Dompet jebol? Kaos partai? Pamerin di kolom komentar!

Use It Up, Wear It Out!

0/Post a Comment/Comments