Gen Z Kena Mental! Viral Gen Alpha Sebut Kakaknya 'Boomer Baru'


Hypewe.com - Pernah nggak lo (Gen Z umur 20-an) lagi nongkrong, terus dipanggil "Om" atau "Tante" sama anak SMP? Sakitnya tuh di sini, di ulu hati.

Fenomena gesekan antar generasi ini lagi panas-panasnya. Gen Alpha, yang tumbuh besar dengan iPad di tangan sejak bayi (iPad Kids), kini sudah masuk usia remaja awal. Mereka punya standar humor, bahasa, dan gaya hidup yang bikin Gen Z geleng-geleng kepala.

Berikut 3 pemicu "Perang Dingin" Gen Z vs Gen Alpha yang lagi viral:

1. Panggilan Maut: "Unc" dan "Aunty"

Di kolom komentar TikTok, banyak Gen Alpha yang mulai memanggil konten kreator Gen Z (kelahiran 2000-an awal) dengan sebutan "Unc" (singkatan dari Uncle / Paman) atau "Aunty". Padahal umurnya baru 24 atau 25 tahun!

Bagi Gen Alpha, siapa pun yang sudah kerja kantoran atau ngeluh soal sakit punggung, otomatis masuk kategori lansia.

"Minggir Unc, gantian kita yang FYP. Konten lu kepanjangan, kita bosen," tulis salah satu bocil di video curhat Gen Z soal burnout.

2. 'Aesthetic' Gen Z Dianggap Lebay

Lo tau kan obsesi Gen Z sama hal-hal yang Aesthetic, Clean Girl Look, atau Minimalist? Ternyata di mata Gen Alpha, itu semua MB (Membosankan Banget).

Gen Alpha lebih suka gaya yang Chaotic dan Maximalist.

  • Gen Z: Rapihin feed Instagram, foto kopi estetik, silent walking.

  • Gen Alpha: Postingan random nggak jelas, humor brainrot (evolusi dari Skibidi Toilet), dan gaya edit video yang jedag-jedug super cepat sampai bikin mata sakit. Mereka bilang Gen Z itu "Too Try Hard" alias terlalu berusaha buat kelihatan keren.

3. Obsesi 'Anti-Aging' vs 'Realness'

Ini yang paling ironis. Gen Alpha (yang umurnya belasan) di tahun 2026 ini malah terobsesi sama Skincare Anti-Aging (Retinol & Botox). Toko kosmetik dipenuhin bocil yang takut tua. Sementara Gen Z justru lagi fase "Menerima Penuaan Dini" karena stres kerja.

Ketika Gen Z bikin konten "Capek banget jadi dewasa", Gen Alpha malah nyinyir:

"Kakak sih kebanyakan mikir (overthinking). Hidup tuh dibawa asik aja kali, skibidi pap pap." (Entah apa artinya, tapi intinya mengejek).

4. Reaksi Gen Z: Kaget dan Denial

Melihat serangan ini, Gen Z terbelah dua:

  • Tim Denial: "Heh bocil, sopan dikit! Gue yang perjuangin kesehatan mental biar lu bisa hidup enak!"

  • Tim Pasrah: "Ya ampun, jadi gini rasanya jadi Millennial dulu? Maafin kita ya Kak Millennial, ternyata dikatain tua itu emang sakit."

Kesimpulan

Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Dulu Gen Z adalah "Cool Kids", sekarang estafet itu pindah ke Gen Alpha. Daripada baper dikatain "Boomer", mending Gen Z fokus aja cari cuan dan lunasin Paylater. Biarin adik-adik Alpha dengan dunianya yang absurd.

Ingat, Sob: Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Tapi dikatain tua sama bocil kematian? Itu damage-nya nembus armor.

Selamat datang di klub 'Orang Tua', Gen Z!

0/Post a Comment/Comments