Sekarang, giliran Blok M yang jadi Hub. Bus ini rencananya akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB (Tentatif), menyasar penumpang pesawat first flight maupun karyawan shift pagi.
1. Kenapa Rute Ini 'Game Changer'?
Buat lo yang tinggal di Kemang, Antasari, atau Senopati, akses ke bandara itu tricky. Damri ada, tapi harganya sekarang udah di atas Rp 80.000. Dengan masuknya Transjakarta (yang tarifnya jauh lebih merakyat, rumornya masih di angka subsidi Rp 3.500 atau maksimal Rp 10.000), ini adalah Disrupsi Harga gila-gilaan.
Bayangin, lo bisa ke Bandara cuma modal "Ceban" (Sepuluh ribu) atau bahkan kurang. Sisa duit taksi bisa dipake buat beli kopi di terminal keberangkatan.
2. Tantangan: Macetnya Tol Dalam Kota
Tapi jangan seneng dulu, Sob. Ada satu musuh alami rute ini: Macet Jakarta. Berbeda dengan Kereta Bandara yang anti-macet, bus TJ harus bertarung di jalanan umum/tol. Rute Blok M ke Soetta harus melewati Semanggi dan Tol Dalam Kota arah Grogol yang kalau jam pulang kerja merahnya kayak neraka.
3. Reaksi Netizen: Antara Bahagia dan Skeptis
Kolom komentar akun @PT_Transjakarta dan akun info Jakarta langsung banjir respon. Ada yang happy, ada yang ngasih warning keras.
Tim Full Senyum (Backpacker):
"Sumpah ini penyelamat banget! Gue tiap dinas keluar kota boncos di Grabcar doang. Finally Blok M punya akses langsung! Terima kasih Pak Dirut!" — @TravelerKere
Tim Realistis (Kaum Telat):
"Ide bagus, tapi inget ya guys, ini Jakarta. Kalau flight jam 5 sore, jangan nekat naik bus ini jam 3. Mending tidur di bandara daripada ketinggalan pesawat kena macet Gatot Subroto." — @AnakKereta
Tim 'Koper' (Luggage Warrior):
"Pertanyaan serius: Boleh bawa koper bagasi 24 inch gak? Soalnya bus TJ yang low deck itu sempit kalau rame. Jangan sampe kita dijudesin penumpang lain gara-gara koper ngehalangin jalan."
Tim Julid Damri:
"Damri ketar-ketir melihat ini. Monopoli harga mahal kelar sudah. Persaingan sehat dimulai!"
4. Tips Nyoba Rute Ini Minggu Depan
HypeWe punya saran buat lo yang mau jadi "Test Passenger" minggu depan:
Spare Waktu 3-4 Jam: Jangan mepet. Kita belum tau ritme headway (jarak antar bus) dan kondisi macetnya.
Bawa Barang Ringan: Sampai ada aturan jelas soal bagasi, usahakan cuma bawa Cabin Size atau Ransel. Kasian penumpang lain kalau lo bawa koper segede kulkas.
Siapkan Kartu/App: Pastikan saldo cukup, jangan bikin antrean di gate macet.
Kesimpulan
Rute Blok M - Soetta ini adalah bukti kalau transportasi publik Jakarta makin terintegrasi. Walaupun tantangan macet masih ada, setidaknya warga Jaksel punya opsi: Mau Cepat tapi Mahal (Kereta/Taksi) atau Murah tapi Santai (Transjakarta). Pilihan ada di tangan (dan dompet) lo.
Selamat mencoba rute baru, Sobat TJ!

Posting Komentar