Jabodetabek Dikepung Banjir: Katulampa Siaga, Jalanan Lumpuh!


Hypewe.com - Bangun tidur ku terus... ngungsi. Mungkin itu lagu yang cocok buat warga Jabodetabek hari ini (22/1/2026).

Setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi tanpa henti sejak semalam, plus status Bendung Katulampa yang sempat menyentuh Siaga 2 pagi tadi, "tamu tahunan" alias banjir akhirnya datang juga.

Media sosial X (Twitter) dan Instagram penuh dengan laporan pandangan mata (Citizen Journalism) yang menunjukkan betapa chaos-nya kondisi jalanan ibu kota dan kota penyangga pagi ini.

Titik Merah: Di Mana Aja yang Tenggelam?

Berdasarkan pantauan HypeWe di aplikasi PetaBencana dan laporan netizen, berikut area yang lagi "Deep Talk" sama air:

  1. Jakarta Timur & Selatan: Kampung Melayu, Cawang, dan Kemang (standar lah ya). Genangan mencapai 40-70 cm. Banyak motor nekat yang berakhir mogok di tengah jalan.

  2. Bekasi (Planet Air): Beberapa perumahan di Jatiasih dan jalan protokol Kalimalang terpantau macet total karena genangan air yang cukup tinggi. "Sungai Kalimalang" beneran meluap ke jalan.

  3. Tangerang (Ciledug Indah): Akses jalan utama Ciledug-Jakarta sempat terputus karena banjir setinggi paha orang dewasa.

Drama Commuter Line & Ojol

Bukan cuma jalan raya, transportasi umum juga kena imbas. Para Anker (Anak Kereta) melaporkan adanya antrean kereta yang tertahan (tahan sinyal) karena rel di beberapa titik (seperti Tebet atau Kampung Bandan) tergenang air.

  • "Nunggu kereta di Manggarai udah kayak nunggu jodoh, nggak ada kepastian. Basah kuyup pula," curhat salah satu netizen.

  • Tarif Ojol? Jangan ditanya. Meroket sampai 3x lipat karena permintaannya tinggi tapi driver-nya pada off-bid (nggak mau ambil risiko motor rusak).

WFH adalah Koentji

Di situasi kayak gini, karyawan yang kantornya masih memberlakukan Hybrid Working adalah pemenang kehidupan. Sementara yang wajib WFO, terpaksa harus berjuang menerjang banjir, angkat celana, dan nenteng sepatu kerja biar nggak basah.

Banyak netizen yang me-mention akun HRD atau bos mereka di medsos sambil nge-post foto jalanan banjir:

"Pak/Bu, mohon izin telat atau WFH ya. Ini depan rumah udah bisa buat ternak lele."

Bahaya Penyakit Mengintai (Leptospirosis)

Selain macet dan basah, hati-hati juga sama penyakit, Sob. Air banjir itu kotor banget, campur aduk sama sampah dan kencing tikus.

  • Tips: Kalau terpaksa nyebur banjir, segera cuci kaki pakai sabun antiseptik sesampainya di tujuan. Jangan biarkan luka terbuka kena air banjir karena risiko Leptospirosis (kencing tikus) itu mematikan.

Kesimpulan

Buat lo yang masih terjebak di jalan, stay safe. Jangan nekat terobos kalau nggak yakin. Mending melipir ngopi dulu sampai surut daripada motor turun mesin (biaya servisnya bikin nangis).

Dan buat pemerintah... yaa kita tau ini masalah lama, tapi semoga penanganan pompa air dan pengungsiannya gercep ya!

Jakarta oh Jakarta, dikit-dikit macet, dikit-dikit banjir. Love-hate relationship banget.

0/Post a Comment/Comments